Antara dewasa dan Dewasa

Banyak orang yang bertanya apa ukuran sebuah kedewasaan. Ada yang bilang dewasa itu usia yang semakin tua, adapula pendapat bahwa dewasa adalah kemampian bersikap lebih matang. Pendapat pertama dan kedua memiliki jawabannya sendiri. Kalau pendapat pertama menekankan pada faktor mentalitas dan pengalaman hidup yang panjang, sedangkan pendapat kedua lebih melihat pada kesiapan mental sesorang menghadapi beragam persoalan dalam kehidupan ini.
Tak dapat kita pungkiri terkadang kita lebih sering terjebak pada asumsi pertama bahwa yang tua pastilah lebih dewasa dan mampu menyelesaikan beragam masalah yang dihadapi, sebagai seoarng kakak kita merasa saudara kita masih muda, belum mampu berbuat apa- apa bahkan lebih jauh kita mengukurnya sebagai sosok anak kecil yang kita jumpai lima, enam bahkan sepuluh tahun yang lampau.
Tapi demikianlah kita sosok hantu masa lalu yang selalu mengangu kenyamanan gerak sejarah masa depan. Tenanglah bukankah apa yang kita lakukan adalah demi cinta kita padanya pula ? Demikianlah cinta ia bergerak bebas tanpa batasan bahkan tanpa ukuran karena ia kerab melindungi, memiliki atau kadang memenjarakan.
Buat perempuan Al- Firdausku tenang kau adalah penyempurna bagi kami yang selalu rindu oase matamu.....
Tetap tegar yah, maaf lelaki- lelaki penjagamu begitu lemah dan masih butuh kau.

Posting Komentar

0 Komentar