percaya

Setelah sekian lama tidak bersua dengan teman-teman lama di Al-ikhwan akhirnya hari ini aku kembali bisa berkelakar ria dengan mereka. Yah, sebagai yang paling junior aku kembali jadi sasaran ledekan mereka. k rizka tambah riang saja, k arhie juga masih dengan gayanya yang tidak bisa kubahasakan detailnya, k odha sudah ngajar di immim, k ancha terbang ke sulbar jadi kontraktor, k Ai jadi produser radio, k aslam masih setia jadi penyiar, k ervan mungkin sudah jadi peneliti, k sita yang sudah nikah. jelasnya mereka banyak berubah dalam 2 tahun ini. tidak terasa perpisahan kami selepas dari al ikhwan sudah berbilang tahun. Aku sendiri masih jadi mahasiswa tetap jadi adik kecil bagi mereka........sudah satu tahun lebih aku vakum dari kegiatan nyiar. rindu sekali rasanya berceloteh lagi di udara, entah kapan itu bisa terwujud.
Saat mengisi blog ini tiba-tiba aku dapat sms. Ya sms yang singkat tentang kepergian ibunda seorang adik di sorowako. Setahuku dia sayang sekali pada ibunya itu. Dua bulan lalu ketika aku di sorowako mengajar, aku ingat dia pernah dihukum gurunya karena dianggap bolos. saat itu aku yang mengajar di kelasnya. saat istirahat keesokan harinya aku melihatnya, ada yang aneh dari tatapannya kala itu, tidak bersemangat kesanku. kutanya dia, kenapa terlihat seperti itu. jawabannya singkat, " nda bisakka konsenka, sakit maceku". Ibunya ternyata sakit parah, saat itu aku sarankan agar dia jujur ke guru tapi dijawabnya tidak akan mengatakan itu. baginya menceritakan derita ibundanya untuk membuat orang mengerti posisinya akan mengurangi penghormatan yang dipersembahkannya. sikap yang sangat tulus kukira........
Tetap tabah adikku, yang kuat yah. hidup adalah pertarungan yang harus dimenangkan!

Posting Komentar

0 Komentar