Buatmu

Akhir- akhir ini, banyak keberuntungan yang kau lalui semoga dewi keberuntungan tak menjauh darimu! Ketahuilah nona, setiap kerlingan matamu selalu membekaskan ribuan rindu. Telaga cintaku dan mata air dahagaku, tenanglah waktu ini takkan lama, bersabarlah jarak memang menjadikan kita berpisah. Namun bukankah selalu ada rindu dalam setiap jarak yang kita lalui dalam masa ini ?
Hai dewi, jangan biarkan aku menjadi Gila bila tak menantapmu beberapa bulan saja. Aku teramat mencintaimu karena kau adalah karunia dari semesta yang dijadikan hadiah oleh Tuhan padaku pada masa ini.
Kekasihku, bersabarlah beberapa saat hingga dunia merestui kita dalam satu ikatan suci yang digariskannya. Bagiku masa itu mesti dirancang dengan baik, aku tak mau menjadikanmu menderita barang sejenak karena benda dan kertas- kertas itu. Aku ingin membuatmu bahagia, agar kau dapat sedikit bernapas panjang dalam hidup ini. Aku tahu kau selalu merintih menyembunyikan dukamu dibalik senyum menawanmu. Aku tahu kau wanita tegar, tapi ketegaran ini bukan mesti digunakan dalam setiap perjalanan. Aku ingin membahagiakanmu dengan sederhana. Ketahuilah aku diam- diam begitu memujamu walau terkadang jarang sekali memuja di hadapanmu, karena bagiku kau tak boleh berubah menjadi manja aku ingin kau menjadi epik dalam kisah bahagia kehidupan dan bukan menjadi satir yang gelap.

Posting Komentar

0 Komentar