Lama aku tak menulis puisi

hampir setahun jiwaku tak lagi sensitif, batinku tak lagi peka untuk menuliskan sebuah puisi, aku rindu puisi, maka izinkan aku menuliskan puisi untuk menghiburku di lembah materalisme dunia:
Aku rindu Hatiku
Hati aku rindu berjumpa denganmu untuk sekedar merasakan kau masih bersemayam dalam jiwa ini.
Hati aku tak dapat lagi merasaimu, membelai dengan air mata dan baris kalimat yang keluar dari nurani.
Kau telah pergi, membuatku menjadi seongok tubuh yang tak berarti, malam ini aku ingin menjumpaimu, mencumbumu dengan balutan rinduku, merasakanmu dalam setiap detik kehidupan.Hati aku rindu!
Untuk kekasih yang entah kapan jadi kekasihku
Kasih sebentar lagi usiamu bertambah demikian pula diriku,
mencintaiku memang melelahkan bahkan membunuh sebahagian dirimu
kasih maaf, tak pernah membahagiakanmu, karena sampai saat ini aku baru belajar tentang apa yang disebut sebagai bahagia.Kasih jujur saja hatiku masih terlalu luas menatap gemerlap dunia dan memenjarakanmu dalam penjaraku.Kasih entah kapan kau benar-benar menjadi kekasihku, aku tak tahu?

Posting Komentar

0 Komentar