siapa kita

siapa kita yang pernah meminta untuk dilahirkan?
pun saat lahir tiada pilihan untuk menjadi miskin atau kaya
karena kita tercipta sebagai saudara
sama menjadi debu yang tidak kuasa menolak terbang ketika angin datang
lalu kenapa kita harus berbeda karena kulit dan darah?
sementara kulit darah dan daging ini hanya menumpang
takkan kuasa terhenti susutnya saat bersatu dengan tanah
dn bukankah hanya belulang kita yang menang melawan alam?
lalu kenapa kita masih menanyakan siapa kita?

Posting Komentar

0 Komentar