'Pulang'

Nak, mungkin aku sudah beberap kali mengulangnya terus menerus. Tapi tak apa, karena keduanya adalah hal yang sangat aku rindukan, "Rumah" dan satunya lagi "Pulang".Entah kenapa dua hal ini sangat aku rindukan. Mungkin karena aku telah memiliki tujuan untuk pulang yakni dirimu dan keluarga kecil kita dimakassar.




Tapi dimana kita berumah? aku tak tau nak, karena rasanya masih sekian kelokan lagi mesti kita lalui.Masih begitu banyak hutan belantara kehidupan dari ratusan perjalanan yang mesti aku tempuh, tapi setidaknya aku telah memiliki jarum kompasnya dirimu dan ibumu.

Nak, Rumah bagiku bukan sekedar tempat berteduh dari panasnya matahari atau hujan yang datang. Tapi rumah adalah tempat ketika jiwa kita menyatu, rasa kita larut bersama tanpa sekat dan tanpa jarak. Itulah rumah nak, sesuatu yang sangat dalam bagiku.Mungkin juga sangat sederhana 'Tempat untuk Pulang".

Tadi seorang kawanku bertanya, 'bang kapan pulang ke bandung'? Aku terdiam,benarkah bandung adalah tempatku untuk pulang ? aku coba membetulkan pertanyaan kawanku tadi,
harusnya kamu bertanya kapan aku pulang ke anak istriku?
oh yah, anak dan istri benar bang, artinya rumah dan tempat pulangnya ke makassar yah?
Aku tersenyum menatap kawan didepanku, namanya sigit Ia belum terlalu mengenalku dengan baik.
Sigit, aku belum tau hendak berumah kemana? Karena rasanya kami mungkin masih merupakan musafir di bumi ini, tapi seorang musafir pasti tau kemana dia hendak pergi, karena Ia telah memulai perjalanan...

Posting Komentar

0 Komentar