Amarah Jilid II

Sudah beberapa hari matahari membakar tubuh dan jiwa mereka. Beberapa pekan sudah teriakan tak mau kalian hiraukan, sudah beberapa waktu protes mereka sampaikan, tapi kalian benar-benar tak mau membuka mata dan pikiran kalian, maka jangan salahkan kemarahan benar-benar terjadi!




Kalian juga gagal belajar sejarah membaca tanda-tanda masa lalu, April makaassar punya cerita yang kami kenal dengan sebuatan AMARAH (APRIL MAKASSAR BERDARAH) dan kalian telah melanggar tabu itu, maka sekali lagi ini adalah hukuman setelah darah yang kalian keluarkan dari senapan yang kalian tembakan.

Aku dari gua kecil ini, dapat merasakan yang akan terjadi esok! AMARAH akan berulang, membakar dimana-dimana, merusak dimana-mana. Karena kalian terlalu bodoh membaca tanda-tanda zaman! Membaca sejarah dari masa lalu, maka temuilah takdir kalian esok.

Para anak muda itu akan benar-benar tak lagi bisa kalian kontrol karena hukuman dari melanggar tabu sungguhlah berat karena tradisi telah kalian injak, demi berbagai kalkulasi akdemis yang kalian angungkan.

Kalian lupa bahwa semesta dan tradisi adalah jejak masa lalu, sebuah pelajaran bagi masa depan. Kalian lupa, bahwa repetisi (penggulangan sejarah) selalu saja terjadi dan bisa jadi April tahun ini dengan bensin dan solar yang kalian kuasai akan benar-benar membakar kalian!

Selamat merayakan AMARAH jilid II karena Nasehat tidak lagi perlu bagi kalian...

Posting Komentar

0 Komentar