REPUBLIK PANGGUNG SANDIWARA


Jika setiap orang memiliki dua wajah dan dua panggung, yakni panggung depan dan panggung belakang. Mungkin para politisi memiliki ribuan pangung dan wajah yang mereka sendiri tak lagi mengenalinya...

Politisi adalah sosok yang mampu menampilkan apa yang disebut Erfing Goffman sebagai “Manajemen Kesan”, yang dibangun melalui setting yang melibatkan panggung dan pelaku. 
Tengoklah berbagai drama yang dimainkan oleh para politisi negeri ini mulai dari kasus Bank Century, Nyanyian Nazaruddin, sampai berbagai peristiwa dibalik drama Rapat Paripurna kenaikan BBM. 

Semuanya adalah bagian dari 'sandiwara kesan'yang dipertontonkan secara apik sementara kita tidak pernah bisa melihat lebih dalam pada arena 'back stage' ruang politis. 

Tempat skenario pertunjukan yang dibuat oleh “tim masyarakat rahasia” bekerja. Semuanya ditutupi oleh berbagai hijab kekuasaan yang berjarak dengan rakyat. 
 
Untuk itulah buku Republik Pangung Sandiwara ini hadir. Sekedar memberikan sebuah prespektif dibalik kerja 'masyarakat rahasia' dengan berusaha mengunakan pendekatan kajian komunikasi politik untuk menyingkap dibalik berbagai pangung, latar dan setting kondisi politik kontemporer yang dibingkai dalam tiga ruang (Lakon-Kuasa-Citra). 
 
Karya ini, merupakan buah dari perenungan seorang mantan mahasiswa biasa jurusan ilmu komunikasi Universitas Hasanuddin yang kini sedang melanjutkan pendidikanya pada program doktoral ilmu politik Universitas Padjajaran Bandung.
Semoga bisa diterima..

Jika berminat silahkan hubungi :
Endang sari [085255441928]
Edi Djuaedi [085242797958]/085656669079
Haidir [085255113745]























Posting Komentar

1 Komentar

  1. Anonim1:10 AM

    berapa harga bukunya??

    kawan rahmat mengispirasi saya untuk menulis lagi :D

    BalasHapus