Apapun menunya, pasti Keju Makananya...


Cafe Madtari (depan)
Nama Cafenya madtari. Letaknya di jalan Rangga Gadin nomor 12 Bandung. Cafe ini memang selalu ramai dan penuh sesak, bahkan banyak yang rela mengantri untuk menunggu tamu yang lain selesai makan atau nongkrong. Padahal café ini buka 24 jam nonstop.


Bentuk cafenya sendiri CSSS ( Café sangat-sangat-sederhana). Bagunan yang digunakan berupa rumah tua dengan garasi yang luas tanpa berbagai embel-embel pemikat apalagi interior yang menarik. Hanya ada meja-meja kayu dan aneka jenis kursi dari kursi plastik sampai kursi almunium yang diatur se-enaknya. Tak ada cita rasa seni sama sekali layaknya café-café  kota bandung lainya yang kaya akan bentuk arsitektural dan ornament yang memikat.

Tapi seperti saya sampaikan diatas café ini selalu ramai. Saking ramainya parkiran café ini membuat macet ketika anda melintasi Rangga Gadin yang tak jauh dari dago plaza.  Sudah empat kali saya kesini dan selalu penuh, kalau dihitung setiap jam tak kurang dari 100 orang pengunjung. Pokoknya semakin malam semakin ramai.

Aneka Menu
Pengunjung restoran ini sebahagian besar adalah anak muda yang datang bergerombol.Dari tampang-tampang mereka saya yakin mereka adalah mahasiswa! Tepatnya mahasiswa yang merindukan makanan murah dan cepat saji. Murah ? Ya, arena harganya yang paling mahal adalah Rp.15.000. Cepat saji ? karena karyawanya super banyak dan selalu berdiri didekat meja para tamu, tinggal menengok, dengan sigap para pelayan akan datang menanyakan apakah kita butuh sesuatu?

Tapi yang khas dari restoran ini adalah menunya yang semuanya dilengkapi keju. Karena restoran ini memang bekerjasama dengan salah satu merek keju terkenal di tanah air. Mulai dari roti bakar keju, pisang goreng dan rebus pake keju sampai mi goreng atau mie rebus keju. Jangan membayangkan keju yang tersedia di menu makanan anda adalah keju yang diiris tipis sembari dioles rata diatas roti atau pisang.
Pelayan Madtari

Keju yang dipasang ibarat gunung bahkan saking banyaknya ketika saya baru pertama kali datang, saya bertanya kepada teman saya ardi, apakah saya  sedang makan roti bakar yang dikasih keju atau sedang makan keju yang dikasih roti bakar? Saking banyaknya keju parut yang ada.
Keju Pakai Roti
Untung kopi atau susu yang disediakan tidak pake keju, bisa-bisa saya mabok keju hehee. Tapi tenang, bagi mereka yang tidak ingin makan keju boleh kok pesan menunya tanpa keju. Untuk menu sendiri seperti bidikan pangsanya yakni mahasiswa, maka yang ada hanya dua yakni aneka mie  dan roti. Untuk minumanya juga tak ada yang sepesial selain kopi hitam pekat atau kopi jahe dan STM (susu telur madu jahe). Ada juga aneka jus dengan rasa standar namun cukup untuk menjadi asupan vitamin. Semuanya memang ala mahasiswa, ya seperti saya bilang tadi murah dan cepat saji!

Posting Komentar

0 Komentar