Sebab Ngopi bukan Cuman di Starbucks...

Menikmati kopi memang menjadi salah satu kebudayaan tertua di berbagai belahan dunia. Bahkan kopi bisa menjadi 'penanda citra personal', pesan Dewi Lestari dalam buku filosofi kopinya. Karena Tentu saja setiap orang memiliki alasan tersendiri dalam memilih cita rasa kopi yang disenangi. Tapi minum kopi memang bukan cuman soal cita rasa, menikmati kopi telah berubah menjadi gaya hidup. 

Menjamurnya kedai-kedai kopi diberbagai tempat  telah menjadi bagian ritme kehidupan manusia-manusia moderen. Salah satu kedai kopi yang mendunia adalah Starbucks. Siapa yang tidak mengenal kedai kopi ini dengan  jaringan yang tersebar di 44 (empat puluh empat) Negara. Kedai kopi yang bermarkas di Seattle Washington ini pada tahun  2008 saja, telah menjelma menjadi 16.226 kedai. Starbucks bukan sekedar kedai kopi biasa, tapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kelas menengah  dunia.

Adalah Jerry Baldwin dan zev siegel pendiri starbucks pertama kali di tahun 1971. Dominasi Starbucks sebagai kedai kopi begitu terasa di indonesia, sampai-sampai hampir seluruh mall di negeri ini tersedia tempat bagi kedai dengan logo hijau perempuan berambut panjang. Starbucks memang mendunia dan menjadi pilihan bagi kelompok kelas menengah dan anak-anak muda perkotaan di indonesia.  Tapi Ngopi bukan cuman di Starbucks bukan? di beberapa daerah berdiri kedai kopi dengan cita rasanya sendiri, berikut beberapa kedai kopi yang pernah saya kunjungi dan  mampu menjadi ikon lokal yang tidak kalah dengan starbucks.

Ngopdul Bandung 

Starbucks  boleh menjadi ikon kedai kopi dunia, tapi tidak di kota bandung. Kota yang menjadi pusat kereativitas anak-anak muda indonesia ini, memiliki ikon kedai kopi sendiri 'Ngopi Doeloe' atau sering disingkat 'Ngopdul'. Bagi anak-anak muda bandung dan kelompok kelas menengah kedai kopi ini merupakan pilihan  untuk nongkrong dan  menghabiskan waktu.

bersama Ardi Lokasi ; Ngopdul Punawarman
Dengan konsep kafe yang terbuka dilengkapi wifi yang lumayan, ngopdul juga bisa menjadi tempat yang nyaman untuk hang out. Lokasi kedai kopi ini sendiri tersebar dibeberapa tempat di kota bandung diantaranya Jalan Teuku Umar, Hasanuddin atau yang paling sering saya kunjungi di samping Gramedia Purnawarman.

Aneka jenis cita rasa kopi bisa kita rasakan di kedai ngopdul. Mulai dari cita rasa Internasional seperti Espresso, Cappucino sampai aneka jenis kopi latte. Tapi karena saya penikmat kopi lokal saya justru lebih menikmati kopi jadoel atau kopi bandrek khas bandung. Khusus untuk kopi bandrek adalah menu pilihan wajib bagi saya yang tidak terbiasa dengan hawa dingin kota bandung.

Di kedai Ngopdul juga disediakan aneka panganan  khas Indonesia, seperti roti bakar, pisang bakar, colenak,  sop buntut, lotek atau  bubur ketan hitam, tak ketinggalan aneka nasi goreng. Untuk Nasi goreng menu favorit saya adalah  Nasi Goreng Ikan Asin yang menjadi pilihan pas bagi perut saya dikala lapar malam hari. 

Soal harga tak perlu takut, ngopdul  memang mematok harga lokal yang lebih murah dibandingkan starbucks, kisaranya masih terjangkau dengan kantong mahasiswa. Apalagi mahasiswa kere seperti saya, untuk kopi cukup dengan harga Rp.10.000- Rp.20.000 dengan gelas yang super jumbo. Cukup menjadi modal untuk duduk berjam-jam sambil menikmati wifi gratis. Harga makananya juga tak jauh dengan warung kaki lima atau emperan dari Rp.10.000- Rp.25.000 dari nasi goreng sampai aneka pizza. Pokoknya Ngopdul, menjadi alternatif bagi anda yang ingin merasakan cita rasa berkelas tapi dengan kantong lokal.

Kedai Phoenam Makassar

Makassar memang selalu punya cerita. Selain pantai losari, coto makassar atau demonstrasi mahasiswa, makassar juga punya kisah tentang warung kopi Phoenam. Warung kopi yang berdiri sejak tahun 1946 ini merupakan kedai kopi kegemaran warga kota angin mamiri..Kopi Phoenam  memiliki racikan sendiri dengan aroma khas  dari cita rasa yang berbeda.
Bagi mereka yang sering datang ke phoenam pasti tau kata sandi, tipis atau tebal? sebutan tipis atau tebal adalah penanda takaran kopi. Jika tipis takaran kekentalanya  akan lebih sedikit dibandingkan anda menyebut tebal. Hal lain yang menjadi ciri khas kopi Phoenam, adalah busa kopinya yang nikmat, apalagi jika ditemani dengan roti bakar srikaya khas Phoenam sungguh memanjakan tenggorokan dan membuat selalu rindu pulang ke makassar.

Selain kopi,  kedai Phoenam juga menyediakan menu  bubur ayam,  pangsit ayam, daging tumis sambal, mi goreng atau coto makassar  yang harganya berkisar Rp.18.000 - Rp.20.000. Kini kedai yang dirintis oleh seorang warga Makassar keturunan Tionghoa bernama Liong Thay Hiong tersebar di beberapa daerah di kota makassar  diantaranya di jalan jampea, Bumi Tamalanrea (BTP) Makassar atau jalan ratulangi. 

Selain di Makassar untuk mengobati rindu warga kota makassar yang kini berada di jakarta, warung kopi Phoenam telah membuka cabang di jalan wahid hasyim  106. Benar saja ketika sempat singgah di kedai kopi Phoenam jakarta hampir semua pelangganya adalah warga sulawesi selatan. Ternyata Ngopi memang bukan cuman di Starbucks, buktinya Phoenam juga sudah berjelajah sampai ke jantung ibu kota.






Posting Komentar

1 Komentar

  1. Free Starbucks Drink here http://adf.ly/E5WO1 just wait for 5 seconds and click skip ad at the top right corner.. :D

    BalasHapus