Banggai Laut (2) "Kabupaten Eko Wisata Bahari Dunia"

Jejalajah timur sulawesi #3

Tidak salah jika banggai laut memiliki visinya sebagai kabupaten eko wisata bahari dunia. Pesona keindahan bahari memang ada di kabupaten yang baru saja mekar di tahun 2013 tersebut. 

Ibarat gadis remaja  yang masih mekar itulah banggai laut, ratusan pulau-pulau kecil yang membentang sepanjang pesisir lautnya, pesona pemandangan bawah laut yang menggoda dan hamparan pasir putih yang memanjakan telah membuat saya benar-benar larut dalam jelajah sulawesi ini.

Lihat pesona bawah lautnya ; Silahkan dicopy linknya
http://www.youtube.com/watch?v=uP32qZ7FHPk





Dengan luas wilayah 725,67 Km2, kabupaten yang berpenduduk kurang lebih 63,850 jiwa ini memang memiliki potensi menjadi salah satu destinasi wisata bahari kelas dunia.

Mengutip kata bupatinya,  Hidayat Lamakarate "jika raja ampat punya gugusan pulau kecil dan pemandangan bawah laut kami juga punya, jika wakatobi punya surga karang bawah laut kami juga punya surga disini".

Bukan hanya soal pemandangan alam yang menggoda di banggai laut, sajian wisata kuliner aneka ikan segar  dan terutama jelajah sejarah juga menjadi nilai lebih berkunjung ke banggai laut. di banggai laut masih dapat ditemukan bangunan keraton banggai yang terletak di pusat ibu kota banggai laut.



Menurut sejumlah warga yang saya temui kerajaan banggai memang sudah terkenal sejak dahulu, bahkan saat melakukan pencarian di google sejumlah cerita sejarah menuturkan bahwa keraton banggai sudah dikenal sejak kerajaan singasari dengan sebutan benggawi dan tercantum dalam kitab "negarakertagama" yang ditulis oleh mpu pra panca di tahun 1365 masehi.



Dari awal memang saya mencurigai persentuhan kerajaan banggai dan kerajaan-kerajaan tanah jawa lainya, pasalnya sedikit sekali bisa ditemui sebuah kerajaan di sulawesi apalagisulawesi tengah yang melekatkan kata "keraton"!

Namun, sepertinya selain dengan tanah jawa,persentuhan masa lalu kerajaan banggai juga sangat dekat dengan kerajaan tidore dan ternate, karena memang ketika melihat map quets di handphone saya jarak laut antara maluku utara sudah sanggat dekat.

Saya teringat sebuah lagu, nenek moyangku seorang pelaut!

selesai 

Posting Komentar

0 Komentar